Produksi karet alam melimpah, kayu manis (cassia vera) Loksado berkualitas ekspor internasional, dan padi unggul varietas lokal murni yang ditanam secara organik.
Profil & Potensi
Kabupaten HSS
Awal Mula Terbentuknya Hulu Sungai Selatan
Kota Kandangan sebagai ibu kota HSS mulai berkembang pesat pasca-perjuangan kemerdekaan. Secara resmi, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dibentuk pada tanggal 2 Desember 1950.
Daerah ini dikenal luas di seantero Kalimantan Selatan sebagai kota yang sangat bersih, terbukti dari raihan beberapa penghargaan piala Adipura berturut-turut, serta kental dengan julukan "Kota Dodol".
Makna Lambang Daerah
Ketupat
Melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus merepresentasikan identitas kuliner khas Kandangan yang melegenda.
Mandau & Tombak
Simbol kesiapsiagaan, keberanian, dan semangat juang yang pantang menyerah dari para pahlawan dalam mempertahankan tanah air.
Gunung & Sungai
Menggambarkan kekayaan ekosistem alam HSS yang dibelah oleh pegunungan Meratus dan dialiri oleh sungai-sungai yang membawa kehidupan.
HSS Rakat
Mupakat
Rakat Rukun, bersatu, dan harmonis dalam merawat keberagaman masyarakat di setiap lapisan.
Mupakat Mengutamakan musyawarah bersama untuk mencapai kesepakatan yang mufakat dalam setiap pengambilan keputusan daerah.
Visi Digital:
"HSS Cerdas 2030"
Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang agamis, serta mendorong kemandirian ekonomi daerah yang terintegrasi secara utuh melalui sistem teknologi informasi mutakhir.
Potensi Bumi HSS
Wilayah rawa Negara menghasilkan ribuan ton ikan konsumsi seperti Ikan Haruan (gabus), Toman, Sepat, dan Biawan untuk suplai pulau Kalimantan setiap tahunnya.
Sentra pandai besi legendaris Negara yang memproduksi peralatan agrikultur, senjata tradisional pusaka Mandau, hingga struktur baling-baling kapal kayu motor.